Presiden Jokowi Umumkan Nama-Nama 12 Wakil Menteri

indonesiasatu, 26 Oct 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (25/10) siang, mengumumkan dan memperkenalkan nama-nama wakil menteri Kabinet Indonesia Maju yang telah dipanggilnya satu persatu sejak pagi tadi. Seperti saat mengumumkan Kabinet Indonesia Maju, saat mengumumkan Wakil Menteri ini, Presiden Jokowi, Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin dan para Wakil Menteri duduk lesehan di tangga bagian dalam Istana Merdeka, Jakarta.

“Beliau-beliau yang akan memberikan dukungan pada tugas-tugas menteri. Menurut saya profilnya sangat-sangat bagus dalam rangka memperkuat Kabinet Indonesia Maju,” kata Presiden Jokowi.

Yang pertama diperkenalkan oleh Presiden Jokowi adalah Mahendra Siregar sebagai Wakil Menteri Luar Negeri.

“Yang tadi pagi saya sampaikan tugas khusus yaitu diplomasi ekonomi, terutama yang berkaitan dengan perjanjian-perjanjian perdagangan dan investasi,” ujarnya.

Menurut Presiden, kita telah menyelesaikan, misalnya Indonesia Australia CEPA. Sementara yang belum- belum Presiden memberikan target kepada  Wakil Menteri Luar Negeri agar juga bisa segera diselesaikan.

“Ada empat belas atau lima belas negara yang kita memerlukan perjanjian perdagangannya, terutama dengan Uni Eropa. Pak Mahendra Siregar,” kata Presiden Jokowi.

Kemudian yang kedua, Sakti Wahyu Trenggono, profesional, sangat berpengalaman dalam mengkorporasi, akan menjadi Wakil Menteri Pertahanan.

“Saya berikan tugas khusus yaitu agar bisa mengembangkan industri-industri strategis pertahanan kita, yang nanti juga akan memberikan dukungan kepada Menteri (Pertahanan, red), Bapak Prabowo Subianto,” kata Presiden Jokowi.

Yang ketiga, Zainut Tauhid Sa’adi. Menurut Presiden, dirinya dan Wakil Presiden memberikan kepercayaan kepada Zainud Tauhid menjadi Wakil Menteri Agama.

“Beliau sudah lama menjadi Wakil Ketua MUI Pusat. Dan saya tadi sampaikan agar memberikan dukungan membantu Pak Menteri Agama,” kata Presiden.

Wakil Menteri Keuangan Kemudian karena portofolionya besar, menurut Presiden Jokowi, Kementerian Keuangan akan juga dibantu oleh Wakil Menteri Keuangan, yaitu Suahasil Nazara.

“Beliau sudah berkecimpung di Kementerian Keuangan lama, jadi tidak perlu diragukan lagi. Sehingga optimalisasi anggaran agar tepat sasaran memberikan manfaat pada rakyat akan bisa dilakukan,” ujarnya.

Yang kelima, lanjut Presiden, Jerry Sambuaga. Masih muda, putra Sulawesi Utara, S1-S2-nya di Amerika.

“Nanti akan memberikan dukungan dan bantuan kepada Menteri Perdagangan karena beliau kita percaya menjadi Wakil Menteri Perdagangan. Dan juga akan memberikan backup penuh agar perjanjian-perjanjian perdagangan dengan negara-negara lain bisa diselesaikan, juga meningkatkan ekspor kita ke negara-negara non-tradisional,” terang Presiden.

Yang keenam, John Wempi Wetipo. Putra Papua, orang asli Papua, sehingga  dari tanah Papua ada dua.

“Beliau saya kira pengalamannya kita tahu, beliau pernah menjadi Bupati di Jayawijaya dua periode. Jadi enggak usah diragukan lagi. Beliau akan menjadi Wakil Menteri PUPR, terutama dalam pengawasan proyek-proyek infrastruktur yang banyak sekali di Indonesia dan terutama di Indonesia Bagian Timur,” kata Presiden Jokowi.

Yang ketujuh Aloe Dohong. “Kita percaya untuk menjadi Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Beliau putra Dayak, S2 di Inggris, S3-nya di Australia, dan beliau memang sudah berkecimpung lama di Badan Restorasi Gambut. Jadi akan membantu Ibu Siti Nurbaya dalam pelestarian hutan dan alam kita,” ucap Presiden.

Kemudian yang kedelapan Budi Arie Setiadi. Karena kita memiliki 74.800 desa di seluruh tanah air, menurut Presiden,  Menteri Desa perlu diberikan back up agar pengawasan Dana Desa yang sudah mencapai lebih dari Rp70 triliun per tahun inanti bisa dilakukan pengawasan sehingga memberikan hasil-hasil yang baik kepada desa-desa kita. “Beliau kita beri kepercayaan untuk menjadi Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Menteri Desa PDTT),” kata Presiden Jokowi.

Yang kesembilan Surya Tjandra. “Kita percaya menjadi Wakil Menteri ATR/Kepala BPN. Tugas-tugas besar di sana banyak sekali terutama nanti akan membantu Pak Menteri di dalam menyelesaikan konflik-konflik agraria, sengketa-sengketa lahan,” kata Presiden seraya menambahkan,  tadi dirinya sudah memberikan target dalam satu tahun harus selesai apa-apa, sudah semuanya.

“KPI kita jelas, konkret, dan semuanya didasarkan pada kalkulasi-kalkulasi yang jelas,” ujarnya. Kemudian yang kesepuluh,  Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri BUMN. Menurut Presiden Jokowi, dirinya tidak perlu menjelaskan, karena Budi banker berpengalaman, pernah menjadi dirut di Bank Mandiri.

“Karena kita tahu portofolio di BUMN ini gede sekali, kita memiliki di situ 140-an BUMN, dengan aset kurang lebih Rp8.400 triliun, memerlukan sebuah pengelolaan yang sangat baik, memerlukan pengawasan dan kontrol yang sangat baik. Sehingga betul-betul nanti akan menjadi sebuah aset yang semakin meningkat dan memberikan kontribusi yang baik kepada rakyat dan kepada negara,” kata Presiden.

Yang kesebelas Kartika Wirjoatmodjo. Juga sama, Dirut Bank Mandiri, dan akan dipercaya menjadi Wakil Menteri BUMN.

“Jadi ada dua wakil menteri di BUMN dan kedua-duanya berasal dari Bank Mandiri, banker. kita harapkan nanti akan ada sebuah lompatan besar, baik dalam pemberian valuasi aset-aset yang ada,” kata Presiden seraya menambahkan, tadi dirinya sudah menyampaikan  untuk mencari partner-partner yang baik sehingga BUMN kita benar-benar menjadi sebuah perusahaan korporasi yang memiliki reputasi yang baik di dunia global. Kemudian yang terakhir adalah Angela Herliani Tanoesoedibjo.

“Masih muda, pengusaha yang berpengalaman di bidang media, pintar di dalam promosi-promosi sehingga kita berikan kepercayaan untuk menjadi Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sehingga kita harapkan promosi promosi pariwisata kita lebih fokus dan wisatawan yang yang datang berkunjung di Indonesia akan semakin banyak,” kata Presiden Jokowi. (FID/RAH/ES)

Sumber: Setkab RI

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu