Istri Siri Purnawirawan Polri Tewas Diduga Ditusuk Oknum TNI

indonesiasatu, 16 Jun 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

NGANJUK - Kejadian penusukan yang berakibat terbunuhnya korban terjadi di Dusun Pandanasri Rt 1 Rw 1, Desa Lambang Kuning, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (15/6/2019) siang hari kemarin. 

Endang Satriani Alias Enik (54) tahun warga Dusun Pandanasri Rt 1 / Rw 1, Desa Lambang Kuning, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk menjadi korban penusukan dan diketahui tewas usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kertosono, Sabtu sekitar pukul 21.30 WIB. 

Oknum TNI, Kopda Sugeng Kurniawan (34) tahun, tentara aktif (anggota Kodim Serui, Papua), beralamat tinggal di jalan Astama Yonif 753 Rt 10 / Rw 03 Desa Girimulyo, Kecamatan Nabire, Kabupaten Nabire, Papua menjadi aktor penusukan tersebut. 

Berdasarkan penuturan tetangga korban Sr (50) tahun mengatakan awalnya tersangka berusaha untuk menyelesaikan masalah karena sering di curhati ibu mertua maupun istrinya. Pada saat perjumpaan antara korban dan pelaku, dan turut juga bapak mertua pelaku Kusna (58) tahun purnawirawan Polisi anggota Polsek Kertosono, Nganjuk sempat terjadi percekcokan.

Hubungan Kusna dan Korban sudah selayaknya suami istri sah. Hari-hari berada dirumah korban, sampai diduga menelantarkan istri sahnya di Dusun Bogo Rt 07 / Rw 01 Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk kurus kering tak terurus. Kelakuan Kusna sempat ditegur oleh anak dan menantu, tapi tak diindahkan. 

"Pak Kusna mengaku sama warga sekitar sudah nikah siri," terang SR. 

Selain itu, keberadaan Kusna di rumah korban beralasan untuk membantu mencarikan pasien kegiatan perdukunan yang selama ini dilakukan korban.

Disaat terpisah, Kepala Dusun Pandanasri, Sutoyo mengatakan usai mendengar kabar penusukan oleh pelaku kepada Endang Satriani, dirinya bersama warga melakukan penangkapan terhadap pelaku. 

"Pelaku saya amankan dirumah saya,akhirnya saya hubungi polisi dan pelaku kemudian diamankan di Koramil Kertosono," kata Sutoyo kepada sejumlah awak media. 

Sama seperti penuturan SR, Sutoyo menjelaskan tindakan pelaku diduga karena tidak terima dengan perlakuan bapak mertua (Kusna, red)  yang menjalin hubungan gelap dengan korban. Akibat, tebasan senjata tajam korban mengalami luka sayatan di leher, dua lubang tusukan di perut sebelah kanan dan kiri. 

Saat redaksi mendatangi lokasi di TKP, bercak darah masih terlihat segar berceceran di halaman rumah korban. Kondisi lingkungan sepi, warga banyak yang enggan untuk memberikan keterangan lebih lanjut. 

Sejauh ini upaya konfirmasi ke pihak polisi belum mendapatkan penjelasan terang. Bahkan saat berada di Mapolsek Kertosono untuk melakukan konfirmasi, kepada Kapolsek Kompol Abraham Sissik tidak mendapat jawaban. Komunikasi lewat pesan Whatssapp belum mendapatkan jawaban pasti penanganan kasus tersebut. (kla)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu