Dzikir Bareng Bersama Antara Polsek dan MDIPSNU Nganjuk

INDONESIASATU.CO.ID:

NGANJUK - Mantan Bupati Nganjuk KH Abdul Wachid Badrus Msi dan juga Penasehat Gerakan Peduli Anti Narkoba Anarkis dan Tawuran (Gepenta) Kabupaten Nganjuk mengingatkan para pendekar yang menggelar rutinan Dzikir istigozah berada di bawah naunganya agar menjauhi narkoba dan selalu setia kepada kiai dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebab, kehebatan para pendekar tidak akan berarti jika tidak mempunyai kesetiaan serta Mengasah kesucian batin lewat dzikir istigozah. 

“Apa yang gak bisa buat Pagarnusa, mau sehebat apa pun kita. Mau sesakti apa pun kita, tidak akan memiliki arti apa pun apabila tidak dibarengi akhlak yang mulia,” papar Penasehat Gepenta KH Abdul Wachid Badrus pada santr-santriwati Pagarnusa di Masjid Al Hikmah, Dusun Sambikenceng Desa Katerban Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur Kamis (14/3/2019) malam.

Menurut Pria yang akrab disapa Gus Wachid, sebagai santr-santriwati Pagar Nusa telah diajarkan loyalitas kepada kiai. Sehingga segala permintaan kiai pasti ditaati.

“Saya tidak pernah meragukan loyalitas adik-adik sekalian. Saya tidak pernah meragukan kesetiaan adik-adik terhadap Nahdlatul Ulama (NU) juga panji-panji Pagar Nusa,” terangnya

Pada kesempatan yang sama, Tokoh masyarakat Desa Katerban Maskur berpesan agar santr-santriwati pendekar Pagar Nusa harus menjauhi narkoba jangan sampai hancur masa depan generasi bangsa. 

“Marilah adik-adik santr-santriwati Pagar Nusa, kita sambut dengan yel-yel anti narkoba No dan Pagarnusa Yes dengan riang gembira, dengan suka cita,” pesannya.

Sementara Kapolsek Baron AKP Djumari pada acara Majelis Dzikir istigozah  Pagarnusa (MDI PSNU) Kabupaten Nganjuk memberikan sambutan ditengah-tengah santr-santriwati Pagarnusa. 

”Kegiatan ini dapat meningkatkan iman dan taqwa kita terhadap Allah SWT sekaligus Melaksanakan perintah dan menjauhi yang dilarang Allah dan meningkatkan Aqlaqul karimah lewat Dzikir istigozah ini," jelas Kapolsek.  

Ditambahkan Kapolsek, Upaya bersama dalam menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan meminta bantuan pada seluruh komponen masyarakat agar masyarakat tidak mudah percaya isu yang ingin memecah belah keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia apalagi berita hoax yang akhir-akhir ini menjadi trend dikalangan masyarakat, ” tambahnya. (kang) 

bisa dilihat tayangan di bawah ini

  • Whatsapp

Berita Terkait

* Belum ada berita terpopuler.

Berita Terpopuler

* Belum ada berita terpopuler.

Index Berita