Bupati Pasaman, Zakat Produktif Dikembangkan Bukan untuk Dihabiskan

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pasaman, Launching Zakat Produktif untuk 500 Usaha Kecil Menengah (UKM) di Masjid Taqwa Taluak Ambun, Nagari Pauh, Kecamatan Lubuksikaping. Jum'at (15/03/2019).

Bupati Pasaman, H.Yusuf Lubis didampingi oleh Ketua, Baznas Pasaman, Ust. H.Syafrizal Sf, SIQ, S.Ag, M.MPd menyerahkan bantuan Zakat produktif terhadap 500 usaha kecil menengah (UKM), pedagang kaki lima dan keliling se-kabupaten pasaman.

Bupati Pasaman Yusuf Lubis mengapresiasi upaya Baznas setempat dalam melakukan pengentasan kemiskinan lewat penyaluran zakat kepada masyarakat kurang mampu. 

"Zakat produktif ini bukan untuk dihabiskan, melainkan harus dikembangkan. Dikelola dengan baik, agar usaha kecil bisa tumbuh menjadi besar. Untuk itu, saya mengapresiasi upaya Baznas ini," katanya.

Penyerahan bantuan modal usaha itu untuk UKM dari Baznas ini bervariatif. Nominalnya mulai dari Rp500 ribu hingga Rp2 juta.

"Jumlahnya bervariasi, ada yang Rp500 ribu hingga Rp2 juta untuk satu orang pedagang. Tergantung dari jenis usahanya itu apa," ucap Syafrizal.

Untuk 2019, kata Syafrizal, penyaluran zakat oleh Baznas lebih diorientasikan kepada zakat produktif, dalam bentuk bantuan modal usaha bagi para pemilik usaha kecil menengah.

"Target kita tahun ini, orientasinya zakat produktif. Sebab, untuk zakat konsumtif sudah 11 ribu orang mustahik yang dibantu oleh Baznas sepanjang 2017 lalu," katanya. (Anto)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

* Belum ada berita terpopuler.

Index Berita